Manusia dan pandangan hidup
Anganku menjadi dokter Di dalam gelapnya sebuah malam terdapat sebuah keluarga yang hidup dalam kesederhanaan. Ia hanya memiliki seorang ibu dan ditemani oleh 1 orang saudarinya. Ayahnya telah tiada sejak ia masih kecil. Setelah ayah mereka meninggal dunia hidupnya semakin susah, mereka harus kerja banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Aku masih duduk di bangku kelas 2 sma, aku juga sebagai tulang punggung keluarga karena aku anak sulung diantara adik ku. Di saat aku selesai pulang sekolah, aku bekerja sebagai tukang cuci piring disebuah warteg dekat terminal bus. Upah mencuci piring yang di berikan lumayan cukup untuk memenuhi kebutuhan Kami. Adik ku, sera yang masih duduk di bangku kelas 3 smp juga menolong ku mencari nafkah sebagai penjual kue keliling. Sehari- hari untuk kebutuhan makan kami masih dapat mencukupinya, ketika ayah meninggal beliau meninggalkan wasiat berupa tanah yang cukup luas yang harus digunakan untuk melanjutkan pendidikan kami sampai jadi sarj...