Manusia dan kebudayaan
Minangkabau (Minang) adalah kelompok etnis Nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau.
Nama Minangkabau berasal dari dua kata, minang dan kabau. Nama itu dikaitkan dengan suatu legenda khas Minang yang dikenal di dalam tambo. Dari tambo yang diterima secara turun temurun, menceritakan bahwa nenek moyang mereka berasal dari keturunan Iskandar Zulkarnain.
Makanan khas sumatera Barat terkenal akan rasa rempah-rempah nya yang kuat seperti rendang, dendeng, gulai cubadak (nangka). Selain itu juga ada makanan pendamping yang tidak kalah enak rasanya yaitu:
1. Lamang tapai
Lamang tapai merupakan makanan yang biasa disajikan ketika ada acara khusus. Misalnya saat berbuka puasa, hari raya, atau saat pesta pernikahan. Sehingga, makanan yang biasa dijadikan makanan pernutup ini sangat dinanti oleh masyarakat Minang. Lamang tapai terdiri dari dua komponen utama, yaitu lamang dan tapai. Lamang terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama dengan santan di dalam bambu. Sedangkan Tapai terbuat daru beras ketan hitam yang difermentasi. Makan lamang ini rasanya akan kurang kalau nggak sama-sama dengan tapai.
2. Dadiah
Dadiah adalah susu sapi yang difermentasi sehingga jadi lebih kental sama seperti yogurth. Dadiah dibuat dari susu kerbau. Sama-sama difermentasi juga, perbedaannya dadiah difermentasi di dalam bambu. Dadiah, biasanya dihidangkan dengan mencampurnya bersama emping beras ketan dan disiram santan serta gula merah.
3. Sala Lauak
Sala lauak ini merupakan makanan sejenis gorengan. Terbuat dari tepung beras, ikan asin, dan bumbu seperti bawang, kunyit, cabe, dan garam. Kemudian, bahan-bahan yang sudah disiapkan dicampur dan dibuat menjadi adonan. Adonan kemudian dibentuk bulat seukuran bola pingpong. Sala lauak sangat enak dimakan ketika masih hangat. Masyarakat Minang biasa menjadikan sala lauak sebagai pelengkap saat makan lontong atau ketupat sayur.
4. Pensi
sejenis kerang yang ukurannya kecil dan hanya hidup di Danau Maninjau. Pensi akan dimasak bersama dengan jahe, lengkuas, daun bawang, seledri, dan garam.
5. Rinuak
Rinuak merupakan ikan yang ukurannya kecil, kira-kira hanya berukuran 2 cm saja. Ikan ini hanya bisa kamu temui di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Ikan ini mirip seperti ikan teri bedanya, ikan ini hidup di air tawar. Rinuak akan mudah kamu temui di sekitar Danau maninjau.
Nama Minangkabau berasal dari dua kata, minang dan kabau. Nama itu dikaitkan dengan suatu legenda khas Minang yang dikenal di dalam tambo. Dari tambo yang diterima secara turun temurun, menceritakan bahwa nenek moyang mereka berasal dari keturunan Iskandar Zulkarnain.
Makanan khas sumatera Barat terkenal akan rasa rempah-rempah nya yang kuat seperti rendang, dendeng, gulai cubadak (nangka). Selain itu juga ada makanan pendamping yang tidak kalah enak rasanya yaitu:
1. Lamang tapai
Lamang tapai merupakan makanan yang biasa disajikan ketika ada acara khusus. Misalnya saat berbuka puasa, hari raya, atau saat pesta pernikahan. Sehingga, makanan yang biasa dijadikan makanan pernutup ini sangat dinanti oleh masyarakat Minang. Lamang tapai terdiri dari dua komponen utama, yaitu lamang dan tapai. Lamang terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama dengan santan di dalam bambu. Sedangkan Tapai terbuat daru beras ketan hitam yang difermentasi. Makan lamang ini rasanya akan kurang kalau nggak sama-sama dengan tapai.
2. Dadiah
Dadiah adalah susu sapi yang difermentasi sehingga jadi lebih kental sama seperti yogurth. Dadiah dibuat dari susu kerbau. Sama-sama difermentasi juga, perbedaannya dadiah difermentasi di dalam bambu. Dadiah, biasanya dihidangkan dengan mencampurnya bersama emping beras ketan dan disiram santan serta gula merah.
3. Sala Lauak
Sala lauak ini merupakan makanan sejenis gorengan. Terbuat dari tepung beras, ikan asin, dan bumbu seperti bawang, kunyit, cabe, dan garam. Kemudian, bahan-bahan yang sudah disiapkan dicampur dan dibuat menjadi adonan. Adonan kemudian dibentuk bulat seukuran bola pingpong. Sala lauak sangat enak dimakan ketika masih hangat. Masyarakat Minang biasa menjadikan sala lauak sebagai pelengkap saat makan lontong atau ketupat sayur.
4. Pensi
sejenis kerang yang ukurannya kecil dan hanya hidup di Danau Maninjau. Pensi akan dimasak bersama dengan jahe, lengkuas, daun bawang, seledri, dan garam.
5. Rinuak
Rinuak merupakan ikan yang ukurannya kecil, kira-kira hanya berukuran 2 cm saja. Ikan ini hanya bisa kamu temui di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Ikan ini mirip seperti ikan teri bedanya, ikan ini hidup di air tawar. Rinuak akan mudah kamu temui di sekitar Danau maninjau.





Komentar
Posting Komentar